Kutukan Nomor Punggung 9 di Arsenal

0
114
Kutukan Nomor Punggung 9 di Arsenal

Kutukan Nomor Punggung 9 di Arsenal – Alexandre Lacazette yang baru masuk ke Arsenal menjadi pembelian terkini dari klub asal London tersebut. Pihak klub segera memberikannya kaus bernomor punggung 9 yang merupakan sebuah penghormatan lain bagi seorang pemain selain tentunya nomor 10 yang ikonik. Tetapi di Arsenal telah terdapat sejumlah nama-nama yang gagal mengangkat prestasinya bersama Arsenal menggunakan nomor punggung tersebut, mampukah Lacazette mematahkan kutukan tersebut di musim 2017/2018 ?

Arsenal harus merogoh kocek amat dalam untuk mendatangkan pemain berusia 26 tahun tersebut. Biaya sebesar £ 52 juta digelontorkan untuk menebus pemain yang berposisi sebagai striker ini. Di Arsenal, ia akan menggunakan kostum bernomor punggung 9 yang dimusim lalu gagal dijalankan dengan baik oleh Lucas Perez seorang pembelian ” gagal ” lainnya dari Arsene Wenger.

BACA JUGA

Dan dengan Lucas Perez yang tampaknya sedang menuju pintu keluar di Emirates Stadium, pemain asal Spanyol ini menjadi pemain gagal kesekian yang mampu mengangkat beban menggunakan kostum bernomor 9 yang identik dengan nomor punggung striker terkenal di dunia.

Alan Smith, Paul Merson dan Nicolas Anelka semuanya meraih sukses besar menggunakan kaus bernomor 9 tersebut bersama Arsenal sejak era Premier League di mulai. Tetapi sejak kepergian Anelka ke Real Madrid pada tahun 1999, sejak itu pulalah kutukan pemain bernomor 9 mulai menyerang.

Berikut ini, daftar pemain yang telah gagal menggunakan kaus bernomor 9 di Arsenal

Davor Suker

Davor Suker didatangkan Arsenal dari Real Madrid untuk musim 1999/2000 setelah tiga musimnya yang gemilang di klub ibukota Spanyol tersebut. Di Madrid ia mengemas 38 gol dari 86 pertandingan yang diharapkan akan mampu memberikan kontribusi penting pula bagi Arsenal. Namun apa daya ia gagal menunjukkan permainan gemilangnya setelah hanya mampu mencetak 11 gol saja dari 39 penampilan bersama Arsenal. Musim berikutnya ia dijual ke West Ham United.

Francis Jeffers

Tahun 2001 Arsenal mendatangkan seorang penyerang muda berkebangsaan Inggris bernama Francis Jeffers dari Everton seharga 8 juta Poundsterling. Ia di proyeksikan sebagai pemain depan setelah gagalnya Davor Suker. Namun lagi-lagi ia gagal mengangkat performa terbaiknya setelah hanya mampu mencetak 8 gol saja dari 39 pertandingan. Musim berikutnya ia dipinjamkan ke klub asalnya, Everton sebelum akhirnya di jual ke Charlton Athletic.

AGEN BOLA KASKUS

Jose Antonio Reyes 

Jose Antonio Reyes sempat menjadi salah satu pemain yang menjanjikan setelah beberapa gol penting yang dibuatnya bersama Arsenal. Para pendukung The Gunners ketika itu mulai memprediksikan ia akan menjadi pengganti yang sepadan untuk Thierry Henry. Namun seiring waktu ia justru tampil jauh dibawah ekspektasi sebelum akhirnya dipinjamkan ke Real Madrid di musim 2006/2007 dan akhirnya dijual ke Atletico Madrid. Catatannya di Arsenal ketika itu mencetak 23 gol dari 110 pertandingan.

Julio Baptista

Julio Baptista seorang penyerang asal Brazil yang bergabung ke Arsenal dengan status sebagai pemain pinjaman selama semusim dari Real Madrid pada musim 2006/2007. Arsenal kala itu memiliki opsi untuk mempermanenkan dirinya namun urung terjadi akibat ia hanya mampu mencetak 10 gol dalam 35 penampilan. Semusim berikutnya, ia di jual oleh Madrid ke AS Roma.

Eduardo da Silva

Penyerang lainnya dari Brazil yang diharapkan mampu bersinar di Arsenal. Awalnya segalanya berjalan lancar setelah gol demi gol mengalir dari kaki dan kepalanya. Namun bencana mulai terjadi setelah ia mengalami patah kaki saat melawan Birmingham dan sejak itu ia bukan lagi pemain yang tajam seperti dulu lagi. Catatan terbaiknya bersama Arsenal adalah mencetak 21 gol dari 67 pertandingan.

Park Chu-Young

Pemain asal Korea Selatan yang diharapkan mampu mengikuti jejak sukses rekan senegaranya Park Ji Sung di Manchester United. Pembeliannya jelas antara kemampuan dan kepentingan bisnis yang ada karena saat itu Arsenal sedang berusaha untuk mengembangkan popularitas mereka di Asia Timur. Namun ia gagal menjawab ekspektasi, setelah hanya mencetak satu gol saja dalam 7 penampilan.

Lukas Podolski

Pemain lainnya yang gagal memenuhi ekspektasi adalah penyerang asal Jerman, Lukas Podolski. Ia sebenarnya berpotensi namun gagal mendapatkan tempat di skuad utama Arsenal. Catatannya bersama Arsenal adalah 31 gol dalam 82 pertandingan.

Lucas Perez

Bergabung musim lalu dan menjadi pemain gagal lainnya yang menunjukkan kontribusinya bagi Arsenal. Ia harus menyerahkan kaus bernomor 9 kepada pemain baru Alexandre Lacazette yang didatangkan musim panas tahun 2017 ini.

Jika anda merupakan seorang penggemar sepakbola yang menyenangi taruhan dan judi bola, kami undang anda melakukan pendaftaran bersama kami untuk mendapatkan sebuah akun gratis Sbobet & Maxbet. Untuk melakukannya silahkan klik tautan Pendaftaran yang ada di bawah ini :Update : 8 Juli 2017Daftar Sbobet