Kenapa MU Dinilai Perlu Untuk Mempertahankan Ibrahimovic ?

0
251
Kenapa MU Dinilai Perlu Untuk Mempertahankan Ibrahimovic ?
Kenapa MU Dinilai Perlu Untuk Mempertahankan Ibrahimovic ?

Manchester United terlihat keropos di lini belakang, dilini tengah pun tidak berfungsi di babak pertama saat melawan Southampton, tapi pada akhirnya mereka masih memenangkan final Piala EFL. Seorang pemain bernama Zlatan Ibrahimovic menjadi pembeda pada malam puncak tersebut. Penyerang asal Swedia tersebut rasanya sangat pantas untuk menjadi pemain terbaik. Berkat dirinyalah Manchester United berhasil meraih kemenangan dan gelar keduanya di musim ini.

Berkat dua golnya, Ibra bagaikan memamerkan bakatnya. Sebuah gol luar biasa lewat tendangan bebas nan indah di pertengahan babak pertama di ikuti dengan sundulan dari jarak dekat saat pertandingan akan berakhir menjadi pembeda.

Dia bisa mencetak gol sulit, gol lewat tendangan jarak jauh, atau gol-gol akrobatik, seluruhnya dilengkapi dengan naluri predator di kotak penalti lawan. Sepanjang karirnya saat ini dia telah mengemas total 480 gol dari 831 laga, tapi apa yang paling luar biasa adalah bahwa 224 gol justru datang sejak ia menginjak usia 30 tahun. Memang hal itu diuntungkan dengan hampir sebagian golnya lahir kala membela Paris Saint Germain di Ligue 1 ketika PSG sangat mendominasi liga Perancis, namun tetap saja pencapaian itu bukanlah main-main.

Tak seorang pun yang pasti bisa menduga kalau musim ini akan berjalan amat mulus baginya. Sudah jelas bahwa Ibrahimovic sedang dalam bentuk permainan yang luar biasa untuk seorang yang telah berusia 35 tahun, bahkan sebelum laporan datang di awal musim ini ketika dirinya memutuskan bergabung dengan Manchester United yang menunjukkan bahwa ia tidak hanya sangat bugar saat latihan pra-musim namun juga mengungguli rekan-rekan setimnya yang berusia jauh lebih muda.

Dia tampak kelelahan usai pertandingan pada akhir Minggu lalu, namun rasanya dia sangat memiliki alasan jelas untuk itu, mengangkat Manchester United yang sedang dalam performa buruk untuk meraih kesuksesan. Dia bahkan bermain empat pertandingan dalam 11 hari, salah satunya memulai dari bangku cadangan, di mana pada akhirnya ia mencetak enam gol. Sebuah kelelahan tentu adalah kewajaran.

Mourinho, anehnya justru datar-datar saja ketika berbicara tentang pemain tersebut di akhir pertandingan, Mourinho bersikeras bahwa dia tidak akan mendapatkan kredit khusus karena kepercayaannya pada Ibrahimovic. Dia tahu pemain ini, kata dia, dari satu musim mereka ketika bersama-sama di Internazionale musim 2008/09 dan itu sudah cukup untuk memberinya keyakinan bahwa Ibrahimovic akan sukses.

“Saya manajernya,” katanya. “Saya tahu potensi dia seperti apa dan hanya pemain konyol yang datang ke Inggris pada usia 35 tahun dan meraih kesuksesan seperti Zlatan jika dia tidak merasa yakin mampu melakukannya. Siapa lagi yang lebih tahu tentang ini ? Bukan aku, bukan anda tapi dia sendiri. Ketika ia memutuskan pada usia 35 tahun untuk mengambil tantangan yang datang ke negara seperti Inggris dan klub seperti Manchester United, ia harus siap. ”

Kesiapan itu dibuktikannya, tidak ada pemain di Liga Premier Inggris yang memiliki tendangan per pertandingan yang melebihi Ibrahimovic musim ini yaitu 4,3 per game. Memang ini sedikit boros dan jika ada kritik pada Ibrahimovic musim ini mungkin bisa dilakukan dari hal ini.

Ibra, mungkin telah mencetak 26 gol, tapi ia juga kehilangan banyak peluangBahwa mungkin mengisyaratkan sebuah pemborosan sedikit dan jika ada kritik dari Ibrahimovic musim ini itu adalah bahwa. Dia mungkin telah mencetak 26 kali, tapi dia telah kehilangan banyak peluang juga, lima peluang yang jelas dan seharusnya menjadi gol (13) dari pemain lain Premier League, tapi rasa-rasanya kritikan akan sedikit berlebihan baginya yang baru semusim ini bermain di Liga Inggris.

Bagian dari keahliannya yang lain adalah kemampuannya untuk menciptakan peluang menembak dari luar kotak penalti. Dan Ibra membuatnya terlihat mudah dengan membuat 1,3 tembakan dari total 4,3 tembakan per laganya, dilakukan di luar kotak 12 meter. Sementara tiga dari 15 gol liga berhasil menjadi gol.

Kritik lain yang bisa jadi ditujukan untuk dirinya adalah perangkap offside. Ibra menjadi pemain yang paling sering terperangkap offside yang ditebar oleh barisan belakang lawan sebesar 1,5 kali per pertandingan. Tapi itu sekali lagi jelas merupakan bagian dari bakatnya untuk menciptakan peluang mencetak gol. Dia juga memenangkan 3,0 aerial duel atau duel-duel udara yang menempatkannya berada di peringkat ke 11 diantara seluruh penyerang di Liga Inggris.

Kontrak Ibrahimovic sendiri akan berakhir musim panas mendatang, namun Mourinho yakin dia akan tinggal satu tahun lagi. “Saya tidak pernah mengemis kepada pemain untuk menandatangani kontrak,” katanya. “Saya tidak pernah mengemis kepada pemain agar bermain untuk saya. Suatu hari Zlatan memutuskan untuk pergi ke Barcelona. Aku sangat sedih tapi aku tidak melakukan apa pun untuk mencoba menghentikan dia pergi. Namun … Kami percaya dia akan tinggal bersama kami satu musim lagi. ”

Melihat performa dan penampilan dari Ibrahimovic, rasanya United memang masih membutuhkan dirinya.

Sumber

  • Whoscored
  • Skysports
  • Wikipedia
  • Berbagai sumber lainnya