Kandidat Manajer Terbaik Liga Inggris 2016-2017

0
147
Kandidat Manajer Terbaik Liga Inggris 2016-2017
Kandidat Manajer Terbaik Liga Inggris 2016-2017

Kandidat Manajer Terbaik Liga Inggris 2016-2017 – Tony Pulis tidak pernah mendapatkan gelar sebagai manajer terbaik liga Inggris atau LMA Manager of the Year Award namun untuk tahun ini ia akan mendapatkan dukungan nyata setelah sukses membawa klubnya WBA menempati peringkat ke 9 atau yang tertinggi sepanjang karirnya.

Namun jelas bukan hanya Pulis saja yang paling berkesan musim ini masih ada nama-nama lainnya bahkan nama lainnya merupakan manajer yang memiliki reputasi cukup besar di dunia sepakbola seperti Antonio Conte, Mauricio Pochettino, Sean Dyche dan Paul Clement.

Nama-nama diatas telah melampaui ekspektasi yang dibebankan klub kepada mereka musim ini. Tapi siapa yang paling pantas dianggap sebagai manajer terbaik musim 2016-2017 ini ? mari kita coba simak uraian dan statistik mereka berikut ini ….

DAFTAR GRATIS SBOBET BOLA MINIMAL DEPOSIT 50 RIBU RAIH CASHBACK 10% UNTUK SPORTSBOOK

Antonio Conte

Awalnya, pihak klub tidak berekspektasi besar pada kedatangan pria asal Italia ini ke Stamford Bridge. Proyek dan rencananya baru diharapkan akan muncul dalam jangka panjang. Namun siapa sangka sosok mantan pelatih Juventus dan tim nasional Italia ini mampu menghadirkan gelar juara hanya di musim pertamanya, setelah musim sebelumnya hancur lebur dan finish di peringkat ke 10 klasemen akhir liga Inggris.

Key Stat

Antonio Conte telah memenangkan liga dalam empat musim terakhirnya sebagai manajer. Sebelumnya ia memenangkan gelar Serie A dalam tiga kesempatan secara beruntun bersama Juventus. Ia adalah manajer asing ketiga yang mampu memenangkan gelar liga Inggris pada musim pertamanya sebagai manajer.

Conte dengan cepat menilai bahwa Chelsea membutuhkan sebuah adaptasi formasi baru di tim. Dan ia sukses mengembangkan formasi ke 3-4-3 dan dengan formasi ini ia tidak hanya mampu mengembangkan permainan terbaik dari Eden Hazard namun juga membuat rangkaian kemenangan beruntun terpanjang yang menjadi rekor klub, 13 kali.

Mauricio Pochettino

Untuk musim kedua secara beruntun, Tottenham Hotspur dan Mauricio Pochettino harus menerima kenyataan sebagai tim kedua terbaik di Inggris. Namun membawa sebuah tim yang tadinya hanya bertarung di papan tengah menjadi salah satu kekuatan baru penghuni empat besar bukanlah pekerjaan mudah. Dan itu adalah atas usaha dari pria asal Argentina ini.

Pochettino sukses mengubah mentalitas yang ada di tim dan membawa aura juara ke dalam seluruh skuadnya. Dan capaian peringkat kedua secara beruntun ini bukanlah sebuah kebetulan semata.

Key Stat

Tottenham-nya Mauricio Pochettino telah mengumpulkan lebih banyak poin, memenangkan lebih banyak pertandingan, mencetak lebih banyak gol, paling sedikit mengalami kekalahan serta tersedikit mengalami kebobolan dibandingkan seluruh tim-tim Liga Inggris lainnya dalam dua musim terakhir

Tottenham Hotspur di bawah Pochettino menjadi kumpulan pemain muda yang memainkan sepakbola mengasyikan untuk ditonton. Menjadi tim yang paling konsisten di bandingkan seluruh tim lainnya di Inggris. Hanya sebuah piala yang akan menjadi pengakuan bagi konsistensi mereka kini.

Tony Pulis

Pencapaian terbaik West Bromwich Albion adalah posisi ke delapan di kompetisi tertinggi sepakbola Inggris yang didapatkannya pada tahun 1981. Sementara sang manajer, tidak pernah berhasil sekalipun mengantarkan klubnya lebih tinggi dari peringkat 10 dalam delapan kali karirnya bersama klub-klub lainnya di Inggris.

Key Stat

Walau belum mampu menggapai peringkat yang tinggi di kompetisi liga Inggris, namun Pulis juga belum pernah membawa timnya terdegradasi selama karir manajerialnya sejak tahun 1992. Pencapaian terendahnya adalah peringkat ke 14 yang didapatkannya bersama tiga klub yang berbeda

Pria asal Wales ini percaya bahwa sebuah tim hanya akan mencapai kesuksesan lewat kokohnya lini belakang dan kemampuan untuk memanfaatkan situasi bola-bola mati seperti yang dilakukan oleh WBA musim ini. West Brom adalah tim yang mencetak lebih banyak gol dibandingkan tim-tim lainnya di Inggris musim ini lewat proses set-piece.

Sean Dyche

Burnley adalah tim yang diprediksi bakal terdegradasi di musim ini oleh banyak pihak. Bahkan ketika mereka menjadi juara divisi Championship pun sudah banyak suara-suara yang meragukan kemampuan mereka bermain di Liga Premier Inggris musim ini. Namun Sean Dyche, manajer mereka berhasil membalikkan seluruh prediksi tersebut dengan memastikan diri menjadi salah satu tim yang tetap berkompetisi di Premier League musim depan.

Key Stat

Rekor Kandang menjadi kekuatan utama Burnley musim ini dibawah komando Sean Dyche. Mereka memenangkan tujuh pertandingan kandang secara beruntun di semua kompetisi pada periode Natal termasuk mengalahkan lima tim-tim papan atas. 

Walau bekerja dengan anggaran yang ketat, namun Dyche mampu mempersembahkan kemenangan tandang yang bahkan lebih mengesankan dibandingkan Manchester United dan banyak tim lainnya di Premier League musim ini. Suatu kinerja yang patut diapresiasi !!

Paul Clement

Manajer ketiga Swansea di musim ini setelah ia memutuskan untuk meninggalkan jabatan sebagai asisten manajer di Bayern Munchen dan menerima tawaran manajer utama dari Swansea. Sebuah keputusan yang baik sekali dari manajemen Swansea karena Clement mampu membawa The Swans lolos dari degradasi.

Key Stat

Swansea telah mengumpulkan 23 poin dari 17 pertandingan sejak Paul Clement tiba. Sebelumnya, Swansea hanya mampu meraih 12 poin saja dari 19 pertandingan. 

Hasil terbaik yang diraih oleh Swansea adalah ketika meraih lima kemenangan penting di Liberty Stadium. Kemenangan tersebut mengangkat mereka melewati Hull City keluar dari zona degradasi. Padahal saat itu ia mewarisi tim yang sedang kacau-kacaunya dari pendahulunya, Bob Bradley