Bagaimana Liverpool Tanpa Coutinho ?

0
175
Bagaimana Liverpool Tanpa Coutinho ?
Bagaimana Liverpool Tanpa Coutinho ?

Mantapbola.com, – Philippe Coutinho tak diragukan merupakan pemain kunci dan andalan Liverpool baik untuk mengkreasikan peluang dan juga atas sumbangsih gol-gol langsungnya. Namun walau Liverpool telah satu bulan tanpa Coutinho diatas lapangan, The Reds masih cukup tangguh untuk bersaing di papan atas liga utama Inggris.

Melawan Sunderland lah ketika itu petaka tiba, pemain asal Brazil ini menderita cedera angkel yang memaksanya untuk menepi. Saat itu ada kekhawatiran dari para penggemar dan suporter Liverpool akan masa depan timnya tanpa playmaker utama mereka tersebut. Namun Jurgen Klopp menenangkan dengan mengatakan bahwa dengan atau tanpa Coutinho Liverpool FC akan tetap baik-baik saja.

Dan hal tersebut terbukti benar, hampir sebulan tanpa Coutinho diatas lapangan, Liverpool tetap tangguh dan kokoh berada di peringkat kedua klasemen sementara liga Inggris. Dalam pertandingan derby Merseyside yang menjadi pertandingan terakhir Liverpool lalu, mereka berhasil meraih kemenangan 1 – 0 dengan dominasi permainan yang begitu luar biasa.

Bahkan kemenangan tersebut menjadi kemenangan back-to-back saat tandang. Sudah dipastikan The Reds akan melewati Natal sebagai peringkat kedua klasemen. Secara umum, memang Liverpool merindukan sosok Coutinho diatas lapangan terutama seperti menghadapi Bournemouth dan West Ham United. Namun hal positifnya adalah sisi penyerangan mereka masih tetap ganas.

Mungkin saja ini tidak lah terlalu mengejutkan mengingat inilah yang sedang dibangun oleh Jurgen Klopp di Liverpool. Dalam timnya Klopp, lebih mengedepankan permainan dan kesolidan tim dibandingkan dengan permainan individu. Mereka bahkan tidak memiliki playmaker yang ahli melewati satu atau dua pemain lawan.

Tim Klopp didesain untuk memenangkan perebutan bola secepatnya melalaui pressing ketat yang dilakukan oleh seluruh pemainnya diatas lapangan. ” Tak ada pemain di dunia ini yang akan mampu bertahan menghadapi counter pressing ” kata Klopp diawal musim.

Jadi apakah Coutinho merupakan pemain kunci bagi Liverpool ? Mengingat Coutinho sendiri memiliki peran yang sangat vital untuk musim ini, contohnya seperti yang dilakukannya ketika melawan Arsenal pekan pertama musim ini lalu. ” Phil merupakan pemain yang sangat baik, namun sebuah tim tidak bergantung pada seorang pemain. Phil tidak akan mampu merubah pertandingan hanya sendirian ” kata Klopp.

” Memang dia melakukan dribel yang brilian, melakukan tendangan luar biasa, ya.. tidak disangkal dia merupakan pemain penting bagi kami namun yang kami bangun di sini adalah permainan secara tim bukan secara individu ” kata Klopp.

Secara statistik, memang perkataan Klopp tersebut ada benarnya. Rataan Liverpool mencetak gol berada di kisaran 2,4 gol untuk setiap 90 menit pertandingan. Itu adalah ketika Coutinho ketika bermain diatas lapangan. Bagaimana jika rataan mencetak gol Liverpool tanpa Coutinho ? ternyata gol yang dihasilkan Liverpool juga identik 2,4 gol per 90 menit pertandingan.

Kehilangan seorang Coutinho bisa digantikan oleh Sadio Mane atau Adam Lallana, Roberto Firmino atau bahkan Divock Origi. Sistem yang dijalankan oleh Klopp ternyata masih berada pada tahap yang tidak mengkhawatirkan walau tanpa pemain bintangnya tersebut.

Gol Liverpool Dengan atau Tanpa Coutinho

PL 2016/17 Menit Pertandingan Jumlah Gol Gol Per 90 Menit
Dengan Coutinho 967 26 2.4
Tanpa Coutinho 563 15 2.4

Liverpool musim ini memang menjadi tim dengan permainan yang amat menarik untuk ditonton. Gerakan para pemainnya yang dinamis dan cair menjadi salah satu penyebabnya disamping skema pressing mereka yang terkenal dengan sebutan gegen pressing tersebut.

Dalam skema favoritnya 4-3-3, Klopp selalu menginstruksikan para pemain depannya untuk selalu bergerak tidak tetap diam di posisi awal. Bahkan seorang pemain bek bisa menjadi seorang pengkreasi peluang terbanyak seperti yang dicatatkan oleh Nathaniel Clyne. Sama juga yang terjadi oleh James Milner yang merupakan pemain ketiga yang mencatatkan peluang terbanyak bagi Liverpool.

Gol Liverpool di menit akhir kala melawan Everton
Gol Liverpool di menit akhir kala melawan Everton

Dengan dukungan dari para full bek tersebut, para pemain depan lebih leluasa untuk bergerak lebih kedalam area pertahanan lawan sebagai akibatnya gol-gol mengalir. Dan hal tersebut terbukti efektif setidaknya hingga saat ini.

Sadio Mane, pemain yang berposisi di kanan dalam skema penyerangan Klopp, saat ini merupakan top skor klub dengan raihan 8 gol dan yah… itu juga merupakan catatan terbaiknya sepanjang karirnya di liga Inggris.

Mantan pemain dan legenda Liverpool yang kini bekerja sebagai pundit sepakbola, Jamie Carragher menyebutkan para pemain Liverpool yang saling berbagi tanggung jawab ketika dimainkan ini merupakan sisi positif yang dibangun oleh Jurgen Klopp.

” Liverpool bermain sangat cantik dan mengagumkan ” katanya kepada Sky Sports, ” Aku selalu merasa tiga pemain depan itu, siapa pun yang dimainkan akan selalu mencetak gol. Dengan pemain depan yang sangat cair ini justru menjadi sangat efektif bagi Liverpool, aku bosan melihat pemain yang bermain melebar hanya menunggu bola di garis permainan lawan.

Dan menurutku inilah yang berbeda dan menjadi kekuatan utama Liverpool musim ini. Memang mereka tidak memiliki seorang pemain depan yang mencetak gol secara luar biasa sendirian, namun seluruh pemain depan Liverpool mampu mengemban tugasnya dengan baik ” tandas Carragher.

Liverpool saat ini memiliki lima pemain berbeda yang mampu mencetak lima gol atau lebih di premier league. Tidak ada tim lain yang mampu melakukan hal yang sama seperti Liverpool.

Perbandingan 4 Besar Liga Inggris

Team Top scorer Total goals Players with 5+
Chelsea Diego Costa (13) 35 dua
Liverpool Sadio Mane (8) 41 lima
Man City Sergio Aguero (10) 36 dua
Arsenal Alexis Sanchez (12) 38 tiga

Namun walaupun demikian, kembalinya Coutinho keatas lapangan akan ditunggu oleh para penggemar dan para pemain Liverpool sendiri. Jadwal mereka yang akan menghadapi Manchester City serta bakal absennya Sadio Mane yang akan membela negaranya di ajang Piala Afrika bulan depan, tentu membutuhkan sosok Coutinho.