Gaya Manajerial Allegri Mirip dengan Guardiola

    0
    210

    Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, dipandang anak asuhnya mirip dengan kepemimpinan Manajer Manchester City, Pep Guardiola. Karakteristik Allegri, dianggap punya beberapa kesamaan soal kedekatan dengan pemain.

    Pujian itu datang dari anak buahnya, Mehdi Benatia. Mantan bek AS Roma tersebut menilai hal itu saat Juve menang 2-1 atas Udinese, Minggu (16/11) dini hari tadi.

    Hal ini terlihat ketika Bianconeri tertinggal lebih dahulu oleh Udinese. Saat itu, Benatia melihat Allegri punya semangat menggebut-gebu yang ditularkan kepada pemainnya.

    “Saya seperti merasakan dilatih oleh Guardiola lagi. Allegri meminta banyak hal yang sama dari kami seperti yang dilakukan oleh Guardiola di Bayern dahulu,” kata Benatia dikutip dari Football Italia.

    Benatia memang pernah merasakan kepemimpinan Guardiola ketika di Bayern Muenchen. Namun keduanya berpisah pada akhir musim lalu dan punya jalan berbeda, Benatia ke Italia, sedang Guardiola mencoba peruntungan di Inggris.

    “Kedua pelatih ingin Anda selalu melakukan pendekatan lebih dalam hal menyerang dan melakukan inisiatif demi kebaikan tim,” ujar dia.

    Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, dipandang anak asuhnya mirip dengan kepemimpinan Manajer Manchester City, Pep Guardiola. Karakteristik Allegri, dianggap punya beberapa kesamaan soal kedekatan dengan pemain.

    Pujian itu datang dari anak buahnya, Mehdi Benatia. Mantan bek AS Roma tersebut menilai hal itu saat Juve menang 2-1 atas Udinese, Minggu (16/11) dini hari tadi.

    Hal ini terlihat ketika Bianconeri tertinggal lebih dahulu oleh Udinese. Saat itu, Benatia melihat Allegri punya semangat menggebut-gebu yang ditularkan kepada pemainnya.

    “Saya seperti merasakan dilatih oleh Guardiola lagi. Allegri meminta banyak hal yang sama dari kami seperti yang dilakukan oleh Guardiola di Bayern dahulu,” kata Benatia dikutip dari Football Italia.

    Benatia memang pernah merasakan kepemimpinan Guardiola ketika di Bayern Muenchen. Namun keduanya berpisah pada akhir musim lalu dan punya jalan berbeda, Benatia ke Italia, sedang Guardiola mencoba peruntungan di Inggris.

    “Kedua pelatih ingin Anda selalu melakukan pendekatan lebih dalam hal menyerang dan melakukan inisiatif demi kebaikan tim,” ujar dia.