Kandidat Pengganti Luis Enrique di Barcelona

0
345
Kandidat Pengganti Luis Enrique di Barcelona
Kandidat Pengganti Luis Enrique di Barcelona

Kandidat Pengganti Luis Enrique di Barcelona, – Usai menang 6-1 atas Sporting Gijon, Pelatih Barcelona, Luis Enrique membuat pengumuman mengejutkan bahwa dirinya akan mengundurkan diri dari jabatannya di akhir musim 2016/2017 ini. Alasan utama dibalik pengunduran dirinya adalah karena ingin beristirahat dari dunia sepakbola. Luis Enrique meninggalkan catatan yang mengesankan selama di Barcelona 8 musim sebagai pemain 3 musim sebagai pelatih Barcelona B dan 3 musim pula bersama Barcelona.

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengungkapkan Barcelona segera akan melakukan pencarian terhadap pelatih baru yang akan memimpin tim musim depan namun rumor telah berhembus kencang tentang kandidat pelatih baru mereka.

Berikut ini adalah lima kandidat utama pelatih Barcelona

Juan Carlos Unzue

Berdasarkan laporan dari Diario Sport, pria yang saat ini menjabat sebagai asisten manajer Luis Enrique tersebut merupakan kandidat terdepan dan merupakan referensi dari Enrique sendiri. Pria berkebangsaan Spanyol itu merupakan aktor utama dalam urusan strategi, termasuk memutuskan siapa yang mengambil bola-bola mati.

Bahkan dalam beberapa kesempatan Unzue juga telah memimpin langsung pertandingan-pertandingan Barcelona seperti pertandingan di Copa del Rey.

Namun sisi negatifnya adalah Unzue minim pengalaman dan belum sekali pun pernah menangani tim besar. Tetapi tampaknya ini bukan halangan, mengingat sebelumnya Barcelona juga pernah mengangkat Tito Vilanova yang juga minim pengalaman di tahun 2012 usai ditinggalkan oleh Pep Guardiola.

Jorge Sampaoli

Pelatih Sevilla ini telah secara jelas mengungkapkan ke publik kalau dirinya akan sangat bersedia untuk mengambil alih kursi yang ditinggalkan Luis Enrique di Barcelona jika diberikan kesempatan.

Pelatih yang gemar memainkan sepakbola menyerang ini akan dicintai oleh publik Camp Nou, apalagi dia juga memiliki philosophi yang cocok dengan karakter Barcelona, gemar mendominasi pertandingan, sesuatu yang ditinggalkan di era Luis Enrique.

Musim ini, Sampaoli mampu membawa Sevilla turut bersaing memperebutkan gelar juara La Liga, hal yang akan menjadi nilai tambah baginya. Namun peluang Sampaoli akan mengecil jika pihak klub masih bersikeras untuk mencari manager baru yang memiliki sejarah kuat dengan mereka. Seperti yang telah dilakukan dalam beberapa dekade terakhir oleh Luis Enrique, Guardiola dan Vilanova

Eusebio Sacristan

Sama halnya seperti Enrique dan Guardiola, Sacristan adalah mantan pelatih Barcelona B. Namun bedanya adalah tidak seperti kedua nama diatas yang naik kelas ke manajer utama Barcelona, Sacristan justru meletakkan jabatannya sebagai pelatih manajer B dengan catatan buruk.

Suporter dan Fans Barcelona murka kala melihat cara-caranya menangani klub yang lebih banyak menggunakan pemain baru dibandingkan pemain-pemain muda jebolan La Masia. Dan hasilnya juga sangat mengecewakan di mana Barcelona B terdegradasi ke Divisi 3 Spanyol.

Semenjak itu, ia kembali membangun reputasinya yang telah tercoreng di Real Sociedad, dan mampu membawa tim Basque tersebut bersaing ketat atas salah satu jatah peringkat ke empat yang akan membawa mereka ke kompetisi liga Champions Eropa musim ini.

Di tangan Sacristan, Sociedad memainkan sepakbola dengan passing-passing akurat yang mengagumkan. Sacrista mampu mengubah kondisi mengkhawatirkan setelah ditinggalkan oleh David Moyes menjadi sebuah tim yang solid di musim ini.

Salah satu hal yang membuat nilai tambah lainnya dari Sacristan adalah ia memiliki sejarah yang kuat di Barca. Ia merupakan mantan pemain yang berposisi sebagai pemain tengah, dan usai gantung sepatu, menjadi asisten manajer bagi Frank Rijkaard selama lima musim.

Ernesto Valverde

Mantan pemain Barcelona di periode 1988 dan 1990 tetapi Velverde lebih banyak diketahui publik saat ia menjadi pemain dan akhirnya menjadi salah satu pelatih terbaik Athletic Bilbao, yang berujung pada pemberian julukan ” The Ant ”

Dia kembali menjadi manager Bilbao untuk periode ke duanya pada tahun 2013 dan dengan cepat membawa perubahan yang baik bagi klub. Diantaranya adalah membawa klub meraih salah satu tiket menuju kejuaraan Liga Champions Eropa pertama dalam 16 tahun terakhir. Bahkan ia mampu memberikan trophy pertama bagi Bilbao dalam 3 dekade terakhir yaitu juara Super Cup Spanyol usai menundukkan Barcelona.

Valverde bisa jadi merupakan pilihan teraman yang bisa dipilih oleh manajemen Barcelona. Namun setelah sekian lama berada di Athletic Bilbao, tim yang memainkan sepakbola dengan gaya dan corak yang berbeda, apakah ia akan mendapatkan tempat di hati pendukung Barcelona ?

Ronald Koeman

Walau sangat kecil peluang Koeman untuk menjadi pelatih Barcelona terwujud, namun namanya akan tetap dikait-kaitkan dengan tim asal Catalan tersebut. Bahkan ia juga telah berulang kali menyuarakan bahwa suatu hari akan menjadi pelatih di Barcelona. Beberapa pasar taruhan terkenal di Eropa bahkan awalnya menempatkan dirinya berada di peringkat kedua untuk menggantikan Luis Enrique.

Terlepas dari sulitnya ia membawa Everton meraih salah satu tiket menuju kejuaraan Eropa di Premier League.

Namun Koeman, memiliki sejarah yang sangat kental dengan Barcelona. Ia telah memainkan 250 pertandingan bersama Barca dari 1989 hingga 1995. Ia juga merupakan salah satu pemain kunci dalam tim yang dijuluki ” Dream Team “. Publik Camp Nou akan dengan mudah mengingatnya, berhasil membantu Barca meraih 4 titel, 2 La Liga, 1 Copa del Rey dan yang paling fenomenal adalah meraih gelar pertama mereka di ajang Liga Champions tahun 1992.

Ya, gelar tersebut sangat fenomenal, dan pencetak gol satu-satunya yang memenangkan mereka ketika itu adalah … Ronald Koeman ! Jadi apalagi yang lebih baik untuk memperingati 25 tahun perayaan tersebut dengan membawanya kembali ke Camp Nou ?