Jelang El Clasico, Barcelona Justru Sedang Bermasalah

0
310
Jelang El Clasico, Barcelona Justru Sedang Bermasalah
Jelang El Clasico, Barcelona Justru Sedang Bermasalah

Jelang El Clasico, Barcelona Justru Sedang Bermasalah, – Barcelona baru saja dirundung duka, gagal melangkah ke babak semifinal Liga Champions usai hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Juventus di pertandingan Leg II babak Perempat Final Liga Champions malam tadi. Kegagalan ini jelas semacam pukulan telak jelang pertandingan El Clasico yang akan berlangsung pada 24 April mendatang.

Di leg I lalu, tim asuhan Luis Enrique harus menelan kekalahan telak 0-3 atas Juventus saat bertanding di Turin. Dan di pertandingan malam tadi, mereka gagal untuk meruntuhkan defense ketat barisan belakang Juventus dan kini mereka telah mengalami dua kali kegagalan di babak perempat final secara beruntun.

Mampukah Barcelona mengubah peruntungan mereka dari kegagalan menjadi sebuah kemenangan gemilang pada El Clasico nanti ? Mari kita melihat beberapa fakta penting tentang Barcelona yang harus mampu mendapatkan 3 poin penuh dalam laga El Clasico mendatang untuk menghidupkan peluang menjadi juara La Liga musim ini …

DAFTAR GRATIS SBOBET BOLA MINIMAL DEPOSIT 50 RIBU RAIH CASHBACK 10% UNTUK SPORTSBOOK

Hancurnya Kepercayaan Diri ? 

Kala Madrid menatap laga El Clasico ini dengan suntikan kepercayaan diri tinggi usai mampu menjungkalkan jagoan Jerman, Bayern Munchen, Barcelona justru bersiap melawat ke Bernabeu dengan beberapa pukulan telak yang mengikis kepercayaan diri mereka.

Dalam 10 hari terakhir, Barcelona memang seolah dirundung beberapa hasil buruk. Mulai dari kegagalan mereka untuk memepet Madrid di klasemen sementara La Liga karena secara mengejutkan ditekuk 2-0 olah Malaga, kemudian kekalahan telak 0-3 atas Juventus di Turin.

Berikutnya kembali ke ajang La Liga mereka hanya mampu menang susah payah atas Real Sociedad 3-2 dan puncaknya adalah ketika mereka hanya mampu bermain 0-0 melawan Juventus di Leg II Liga Champions, dini hari tadi.

Kondisi mereka saat ini sangat jauh dari kata ideal. Kandas di Eropa dan di Liga Domestik juga tidak berada dalam kondisi yang baik, tertinggal 3 poin dari rival abadi mereka, Real Madrid di puncak yang memiliki sebuah laga sisa di tangan. Tekanan ? jelas meninggi dan rasanya akan berat berada di pundak anak-anak Catalan ini untuk meraih kemenangan.

Apalagi dengan adanya fakta betapa superiornya Madrid di kandang musim ini yang baru menelan sekali saja kekalahan kala bertanding di Santiago Bernabeu.

Belum lagi masalah Laten mereka di musim ini yang kerap loyo saat berhadapan dengan tim-tim besar. Musim ini saja sudah ada 3 tim yang mampu menakluk kan Barcelona dengan skor telak yaitu Manchester City, PSG dan terakhir Juventus. Melawan Real Madrid jelas jauh lebih berat secara beban dan mental dibandingkan tim-tim yang ada di atas.

jelang el clasico : data dan statistik real madrid vs barcelona 2017

Tanpa Neymar

Memang, Barcelona saat ini sedang melakukan banding atas putusan tiga laga tak boleh bermain bintang asal Brazil mereka, Neymar yang dikartu merah saat laga melawan Malaga. Namun realitas, mereka harus siap tanpa Neymar di pertandingan melawan Real Madrid ini. Sebuah kerugian besar bagi Barcelona jika harus datang ke Bernabeu tanpa dirinya.

Bukan tanpa dasar, lihat saja performanya saat berhadapan dengan Juventus dalam dua leg pertandingan perempat final Liga Champions lalu. Neymar merupakan satu-satunya pemain yang memberikan ancaman nyata bagi barisan belakang Juventus. Statistik yang ada menunjukkan besarnya pengaruh Neymar.

Neymar di hibur Dani Alves usai dipastikan tersingkir dari Liga Champions
Neymar di hibur Dani Alves usai dipastikan tersingkir dari Liga Champions

Dia merupakan pemain yang memiliki sentuhan pada bola terbanyak dibandingkan pemain-pemain lainnya di lapangan, dan satu lagi Neymar melakukan 13 kali dribel sukses yang terbanyak dilakukan oleh seorang pemain di Liga Champions sejak 2014.

Satu-satunya kritik yang bisa dialamatkan padanya adalah bahwa fakta ia tak bisa menyelesaikan peluang-peluang yang ada. Dia seharusnya mampu menyelesaikan peluang yang ada ketimbang menendang Volley yang melebar hasil umpan dari Jordi Alba dibabak pertama. Dan beberapa peluang lainnya setelah terlebih dahulu melakukan solo run indah.

Tetapi jika berbicara tentang upaya, maka hal ini tak perlu lagi dipertanyakan. Neymar memberikan seluruh upaya yang ia mampu untuk menjebol tembok kokoh barisan pertahanan dari Juventus.

Paco Alcacer, pemain yang kemungkinan besar akan menggantikan posisinya di Bernabeu nanti jelas sangat jauh apabila dibandingkan dengannya. Alcacer hanya mampu melakukan 7 sentuhan pada bola dan melakukan dua passing saja selama 33 menit di lapangan musim ini.

baca juga : prediksi real madrid vs barcelona 24 april 2017

Rapuhnya Lini Pertahanan

Barcelona memang baru-baru ini baru saja mendapatkan clean sheetnya yang pertama dalam empat pertandingan terakhirnya. Namun partai melawan Juventus seolah memberikan tamparan kepada mereka bahwa lini belakang mereka belum selesai dari masalah.

Mereka beruntung bahwa peluang Juventus di awal pertandingan malam tadi, tak mampu diselesaikan dengan sempurna oleh tim asuhan Massimiliano Allegri.

Barcelona kebobolan 7 gol dalam 4 pertandingan terakhirnya
Barcelona kebobolan 7 gol dalam 4 pertandingan terakhirnya

Luis Enrique sendiri sebagai manager bukannya tanpa upaya, namun defisit 0-3 melawan Juventus harus di imbangi dengan kemampuan mencetak gol yang tinggi. Dia mengganti sistem pertahanan timnya dari 4 pemain sejajar menjadi 3 pemain, dan ini seolah memberikan masalah baru dalam hal stabilitas tim.

Dan dengan masalah di lini belakang yang kian kronis, maka Real Madrid akan menjadi pemberi hukuman terakhir bagi mereka. Tim asuhan Zinedine Zidane ini telah mencetak total 29 gol dalam 10 pertandingan terakhir mereka. Rata-rata mencetak 3 gol dan ini akan menjadi ancaman nyata bagi barisan pertahanan Barcelona.

baca juga : kandidat pelatih pengganti luis enrique

Buruknya Penyelesaian Akhir

Barcelona benar-benar membutuhkan kembali insting membunuh mereka dalam menyelesaikan peluang-peluang yang ada. Dalam pertandingan menghadapi Juventus, mereka memiliki 19 tembakan yang dilakukan sepanjang pertandingan. Namun yang mengarah ke gawang ? Hanya satu. Jelas menggambarkan buruknya penyelesaian mereka.

Penjaga gawang Juventus, Gialuigi Buffon Menghibur Messi Usai Pertandingan
Penjaga gawang Juventus, Gialuigi Buffon Menghibur Messi Usai Pertandingan

Kekalahan melawan Juventus tersebut seolah mengulang kejadian Liga Champions babak semifinal musim 2012-2013 saat berhadapan dengan Bayern Munchen. Kala itu mereka tak mampu mencetak sebuah gol dalam dua leg pertandingan yang dilakukan.

Bahkan pemain bintang dan andalan mereka, Lionel Messi menjadi pemain terburuk malam itu dalam hal membuang-buang peluang. Ia melakukan 7 tendangan dengan 6 diantaranya melebar dari sasaran. Melawan Madrid, jelas mereka membutuhkan sekedar keajaiban untuk dapat meraih kemenangan.

baca juga : el clasico, real madrid atau barcelona ke puncak ?