Mencari Penerus John Terry di Chelsea

0
426
Mencari Penerus John Terry di Chelsea
Mencari Penerus John Terry di Chelsea

Mencari Penerus John Terry di Chelsea – Kesuksesan Chelsea bukan hanya terletak pada pembelian pemain-pemain bintangnya namun juga fondasi yang kuat di akademi sepakbola klub tersebut. Kini akademi sepakbola mereka sedang sibuk untuk mencari penerus John Terry yang anehnya merupakan pemain terakhir dari akademi yang mampu menembus ketatnya persaingan tim utama. John Terry sendiri dan pihak klub menyetujui bahwa musim 2016-2017 ini akan menjadi musim terakhirnya bermain di Stamford Bridge. Lantas mampukah para pemain muda tersebut meniru jejak John Terry ? Siapa saja mereka ?

Chelsea dengan statusnya sebagai salah satu klub raksasa di Inggris dan kini juara liga Inggris episode terakhir, memiliki fasilitas yang serba wah di pusat pelatihan mereka, Cobham Training Centre. Seluruh peralatan yang ada merupakan yang ter-mutakhir namun adalah sebuah ironi jika melihat fakta bahwa John Terry – yang membuat debutnya bersama Chelsea tahun 1998 – menjadi pemain terakhir dari akademi yang mampu menembus tim inti.

Ada banyak talenta-talenta muda di Cobham, tapi sebagian besar justru di pinjamkan ke tim-tim lain sebelum akhirnya dilepaskan. Tinggal lah Terry seorang yang menjadi lulusan terbaik dari akademi yang meraih kesuksesan di tim inti Chelsea. Beberapa dari mereka justru mendapatkan kesempatan-kesempatan yang terkesan formalitas saja seperti Bertrand Traore, Nathaniel Chalobah dan Ruben Loftus-Cheek. Formalitas, karena tak satu pun dari mereka yang masuk ke dalam bagian rencana Antonio Conte saat ini.

John Terry, Lulusan terakhir dari akademi yang memperoleh kesuksesan di Chelsea
John Terry, Lulusan terakhir dari akademi yang memperoleh kesuksesan di Chelsea

Jadi pertanyaannya adalah siapakah penerus kesuksesan Terry tersebut ? sebagai informasi untuk anda, tim muda Chelsea bukannya tanpa kesuksesan pula. Tiga gelar Piala FA secara beruntun menjadi bukti kalau tim muda mereka pun sebenarnya tak kalah cemerlang dibandingkan tim intinya. Dan tiga gelar tersebut kemungkinan besar akan bertambah menjadi empat gelar Piala FA secara beruntun setelah musim ini mereka juga mencapai babak final menghadapi Manchester City.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ada banyak talenta di sana. Mari kita melihat lima pemain yang paling memungkinkan untuk meneruskan jejak John Terry …

Jay Dasilva

Jay Dasilva saat ini dipinjamkan ke Charlton Athletic
Jay Dasilva saat ini dipinjamkan ke Charlton Athletic

Dengan postur tubuhnya yang mungil, Dasilva jelas bukan merupakan pemain yang diharapkan jika berada di masa lalu. Namun sepakbola modern saat ini telah berbeda dibandingkan masa lalu. Pemain-pemain mungil justru menjadi salah satu senjata untuk melesat diantara pemain-pemain lainnya di lapangan.

Tak usah jauh-jauh mencari contoh, di Chelsea sendiri memiliki N’Golo Kante yang memiliki keunggulan dalam hal kelincahan dan manuver-manuvernya di atas lapangan.

Dasilva memiliki keunggulan di sayap kiri dan mampu pula bermain sebagai full back. Pemain yang masih berusia 19 tahun ini memiliki sejumlah trophy yang mengesankan seperti dua kali menjadi juara Youth Liga Champions serta tiga Piala Youth Cup. Dia dengan rekan setimnya Jake Clarke-Salter menjadi satu-satunya pemain yang meraih tiga gelar Youth Cup sejak terakhir kalinya dilakukan oleh pemain Manchester United di era Busby Babes.

Keterampilannya dalam hal bertahan tentu sangat cocok dengan sistem yang di inginkan oleh Antonio Conte. Dasilva sangat menyenangi untuk bermain melebar dan sangat sempurna untuk memenuhi peran sayap belakang yang ingin di kembangkan oleh Conte.

Dasilva sendiri saat ini telah menghabiskan beberapa bulan terakhir di klub peminjamnya Charlton dan telah tampil sebanyak 9 kali.

Tammy Abraham

Tammy Abraham merupakan pencetak gol terbanyak ke dua di divisi Championship
Tammy Abraham merupakan pencetak gol terbanyak ke dua di divisi Championship

Pemain ini merupakan salah satu yang terunggul dari akademi Chelsea. Tammy Abraham merupakan salah satu pemain yang selalu mencetak gol dan gol di sepanjang karirnya sebagai pemain muda.

Pemain yang masih berusia 19 tahun ini telah mencetak 74 gol dalam 98 pertandingan di semua kompetisi. Musim lalu ia sebenarnya mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama tim inti, hanya sebagai pemain cadangan dan kembali harus turun status sebagai pemain reserve.

Adalah sangat masuk akal jika Chelsea memanggil dirinya kembali untuk kampanye musim depan. Pemain yang di musim ini dipinjamkan ke Bristol City tersebut telah mencetak 23 gol di sepanjang kompetisi dan hanya kalah dari Chris Wood dari Leeds.

Jake Clarke-Salter

Jake Clarke-Salter mendapatkan pengakuan dari John Terry atas performanya
Jake Clarke-Salter mendapatkan pengakuan dari John Terry atas performanya

Jake Clarke-Salter telah bergabung di Cobham sejak usia 9 tahun dan kini telah berkembang menjadi salah satu pemain muda terbaik di Chelsea. Jika kita ingin mencari pemain dari akademi yang akan menggantikan John Terry, maka pemain ini tak boleh tidak, harus masuk dalam daftar.

Pengalaman merasakan bermain bersama tim inti juga telah didapatkannya walau sangat singkat pada bulan Maret 2016 melawan Aston Villa. Bahkan tak tanggung-tanggung, sang legenda John Terry sendiri menyambut hangat dirinya usai pertandingan dengan mengatakan kalau pemain ini mengingatkannya akan dirinya sendiri saat berada di lapangan.

Bisa jadi memang keputusan Conte untuk tidak memperpanjang kontrak Terry karena telah menemukan pengganti yang sepadan. Saat ini Clarke-Salter sendiri sedang dipinjamkan ke Bristol Rovers

Charly Musonda

Charly Musonda tampaknya akan menjadi salah satu pemain yang masuk dalam rencana Antonio Conte
Charly Musonda tampaknya akan menjadi salah satu pemain yang masuk dalam rencana Antonio Conte

Pemain lain yang benar-benar membuat pengaruh saat di pinjamkan ke klub lainnya adalah Charly Musonda. Pemain internasional U-21 Belgia ini bergabung dengan klub Spanyol Real Betis pada Januari tahun lalu dan langsung menjadi pemain kesayangan publik Real Betis.

Atas penampilannya, Musonda mendapatkan satu tahun lagi bermain di La Liga, namun pelatih baru Betis, Gus Poyet sering mengabaikan pemain yang baru berusia 20 tahun ini namun fans memihak dirinya yang memaksa Poyet kembali memainkannya sebelum akhirnya cedera menghampiri pemain ini dan ditarik pulang ke Chelsea.

Mason Mount

Mason Mount saat beraksi membela Chelsea
Mason Mount saat beraksi membela Chelsea

Pemain paling muda yang ada dalam daftar kita kali ini adalah Mason Mount yang baru berusia 18 tahun. Ia sering dianggap sebagai permata di tim muda Chelsea setelah mencetak sebuah gol saat melawan tim muda Manchester City.

Berposisi sebagai gelandang serang pemain ini juga telah mendapatkan perhatian dari tim nasional Inggris U-17. Pemanggilan dirinya ke tim nasional dibayar tuntas dengan membantu tim meraih kemenangan 2-1 atas Jerman.