10 Besar Pemain yang Hanya Bermain Untuk Satu Klub

0
601
10 Besar Pemain yang Hanya Bermain Untuk Satu Klub
10 Besar Pemain yang Hanya Bermain Untuk Satu Klub

10 Besar Pemain yang Hanya Bermain Untuk Satu Klub – Sangat jarang melihat seorang pemain sepakbola di zaman ini yang sangat loyal bertahan pada satu klub. Namun ketika seorang pemain melakukannya, tentu saja itu akan menjadi contoh nyata tentang sebuah kecintaan dan kebanggaan bermain dengan klub yang telah dibela dan mungkin saja yang telah menjadi favoritnya sejak masih belia. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang 10 besar pemain terloyal yang pernah ada.

10. Rogerio Ceni РSao Paulo ( 1152 Penampilan ) 

Rogerio Ceni merupakan pemain paling sering tampil membela klubnya diatas lapangan dengan catatan 1152 sepanjang karirnya hanya untuk satu klub, Sao Paulo di Brasil. Dia melakukan catatan penampilan yang luar biasa tersebut sepanjang dua dekade dan telah memenangkan 17 gelar utama serta tampil 33 kali bersama tim nasional negaranya.

Satu hal yang membuat Ceni semakin unik adalah walaupun ia berposisi sebagai penjaga gawang namun ia adalah algojo tendangan penalti dan tendangan bebas untuk klubnya, Sao Paulo. Bahkan saking lihainya ia telah membuat total 100 gol sepanjang karirnya.

Tentu catatan ini sangat luar biasa karena sangat jarang terjadi seorang penjaga gawang mampu mencetak gol hingga mencapai 100. Tampilan video yang ada di bawah ini akan menyoroti seberapa bagus Ceni dalam melakukan tendangan bebas serta tendangan penalti

9. Tony Adams – Arsenal ( 672 Penampilan )

Pemain satu klub lainnya adalah Tony Adams bek Arsenal yang dianggap salah satu pemain belakang terbaik Inggris sepanjang masa. Ia memiliki rangkaian gelar dan koleksi penghargaan yang membanggakan saat bermain untuk Arsenal. Salah satu yang terbaik adalah ketika ia mencetak gol terakhirnya ketika melawan Everton untuk memastikan gelar juara Liga Inggris berhasil diraih Arsenal pada tahun 1998.

Atas dedikasinya, Arsenal Football Club membuatkan sebuah patung dirinya di Emirates Stadium pada bulan Desember 2011 bersama dengan patung Herbert Chapman dan Thierry Henry.

Tony Adams bermain lebih dari 25 pertandingan dalam 14 dari 18 musimnya bersama Arsenal dan diangkat menjadi kapten tim pada Januari 1988 pada usia masih 21 tahun.

KUALIFIKASI DAN PIALA DUNIA 2018

8. Francesco Totti – AS Roma ( 707 Penampilan )

290 gol dan 181 assist, menandakan Totti adalah salah satu legenda besar lainnya di sepakbola dunia. Hal yang membuatnya lebih luar biasa adalah seluruh catatan tersebut dilakukannya hanya untuk satu klub, AS Roma yang merupakan klub idolanya dari masih kanak-kanak.

Totti yang baru saja pensiun dari dunia sepakbola, adalah pencetak gol terbanyak dan pemain dengan penampilan terbanyak untuk AS Roma di sepanjang sejarah klub Italia ini. Dia dikenal luas sebagai salah satu pemain paling hebat dari generasinya sementara untuk tifosi AS Roma, ia adalah pahlawan sekaligus pemain terbesar mereka.

Totti telah memenangkan Oscar del Calcio sebanyak 11 kali dan 5 penghargaan pesepakbola terbaik tahunan di Italia. Selain kontribusinya bersama klub, ia juga tampil membela tim nasional Italia dengan merengkuh gelar Piala Dunia tahun 2006 dan Finalis Euro 2000.

7. Jamie Carragher – Liverpool ( 737 Penampilan )

Wakil kapten Liverpool selama 10 tahun dan pemain dengan masa bakti terlama kedua di sepanjang sejarah klub ini membuat penampilan sebanyak 737 kali hanya untuk The Reds Liverpool. Penampilan terakhirnya untuk klub tersebut dilakukan pada tanggal 19 Mei 2013.

Pada awalnya Jamie Carragher merupakan pemain yang berposisi sebagai bek kanan namun Rafael Benitez menggeser posisinya lebih ketengah pada tahun 2004, posisi yang membuat penampilannya semakin berkembang. Selama bersama Liverpool ia telah meraih 2 gelar Piala FA, 2 Community Shields, 1 Liga Champions, 1 UEFA Cup dan 2 gelar Super Cup.

Carragher tidak terlalu lama membela tim nasional Inggris, hanya memiliki 38 penampilan bersama tim tiga singa diantaranya di Euro 2004 dan Piala Dunia 2006.

6. Paul Scholes – Manchester United ( 718 Penampilan )

Dianggap dan diakui sebagai pemain dengan umpan panjang terbaik yang pernah ada. Bahkan legenda sepakbola lainnya di dunia Zinedine Zidane sangat mengakui kehebatan pemain ini.

Paul Scholes adalah seorang pemain lainnya yang sepanjang karirnya hanya dihabiskan dengan satu klub, bersama Manchester United di Premier League. Karirnya ditandai dengan kesuksesan demi kesuksesan diantaranya tentu yang paling terkenal adala Treble Winner di musim 1998/1999.

11 Gelar Premier League, 3 Piala FA dan dua medali Liga Champions adalah sebagian besar gelar-gelar utama yang diraihnya. Serta tentu saja 66 penampilan bersama tim nasional Inggris, sebuah total penampilan yang sedikit sebenarnya, namun ia memutuskan untuk pensiun di tahun 2004 demi bisa lebih berkonsentrasi pada Manchester United.

Scoles pensiun di tahun 2011 namun mengubah keputusannya dan bermain setahun lagi di musim 2012/2013.

AGEN JUDI PIALA DUNIA 2018

5. Carlos Puyol – Barcelona ( 682 Penampilan )

Rasa-rasanya hampir semua orang mengenal pemain ini yang memiliki ciri khas rambut yang acak-acakan serta bermain amat agresif diatas lapangan. Namun jangan salah ia adalah salah satu bek tengah terbaik di Eropa.

Dia merupakan seorang pemimpin sejati yang menjadi batu karang tangguh di lini belakang Barcelona selama 16 tahun karirnya. Memulai karirnya dari tim Barcelona B dan C ia akhirnya masuk ke skuad senior Barcelona dan sejak itu perannya tak tergantikan.

Puyol merupakan kapten tim asal Catalan tersebut dari Agustus 2004 hingga pensiun di tahun 2014. Total ia telah memenangkan 21 gelar utama hanya bersama Barcelona termasuk diantaranya 6 gelar La Liga Spanyol serta 3 medali Liga Champions.

4. John Terry – Chelsea ( 627 Penampilan )

Mungkin saja Tony Adams diakui sebagai salah satu bek tengah terhebat Inggris namun John Terry telah membuktikan kalau dirinya pun tak kalah hebat dibandingkan bek Arsenal tersebut.

Kapten, pemimpin dan legenda Chelsea ini merupakan pemain yang paling di kenal oleh fans The Blues Chelsea karena sifat kontroversialnya saat membela klub asal London tersebut.

Terry terpilih sebagai UEFA Club Defender of the year pada tahun 2005,2008 dan 2009, PFA Player of the Year pada tahun 2005 dan masuk dalam tim terbaik FIFPro World IX selama lima musim beruntun dari tahun 2005 sampai 2009.

Namun setelah sekian lama di Chelsea tampaknya, John Terry akan segera di hapus di daftar ini karena pada musim 2017/2018 mendatang ia memutuskan untuk menerima tawaran dari Aston Villa setelah kontraknya selesai dengan Chelsea.

3. Paolo Maldini – AC Milan ( 902 Penampilan )

Pemain belakang serba bisa dan menjadi ikon pemain yang memiliki kesetiaan tinggi. Paolo Maldini mampu bermain di seluruh posisi di lini belakang dan memiliki kemampuan yang sama baiknya kaki kiri maupun kanan. Ia menghabiskan 25 musim karirnya di Milan sebelum pensiun pada usia 41 tahun sebagai legenda di AC Milan.

Selama periode tersebut ia memenangkan 26 trofi diantaranya lima trophy liga Champions serta tujuh gelar Serie A.

Selain bermain untuk Milan, ia juga bermain untuk tim nasional Italia selama 14 tahun. Memulai debutnya pada tahun 1998, Maldini pensiun pada tahun 2002 dengan mencatatkan 126 penampilan.

2. Steven Gerrard – Liverpool ( 669 Penampilan )

Steven Gerrard pensiun dari Liverpool pada tahun 2015 dan telah membuat catatan sebanyak 114 penampilan untuk tim nasional Inggris. Gerrard merupakan pemain yang amat solid dan mampu mencetak gol-gol spektakuler dari lini tengah.

Gerrard mendapatkan kehormatan sebagai pemain terbaik UEFA of the Year dan memenangkan Ballon d’Or Bronze Award dan telah delapan kali terpilih sebagai salah satu pemain terbaik dalam daftar tim PFA of the Year.Hingga kini Gerrard merupakan satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol di Final Piala FA, Final Piala Liga, Final Piala UEFA dan Final Liga Champions.

1.Ryan Giggs – Manchester United ( 963 Penampilan )

Pemain dengan satu klub yang tertinggi dalam daftar kami adalah pemain asal Wales, Ryan Giggs yang menghabiskan seluruh karirnya dengan Manchester United di Liga utama Inggris. Sebagian alasan keberhasilan dirinya adalah tidak tampil bersama tim nasional Wales sehingga bisa sepenuhnya fokus bersama klubnya.